Wednesday, December 29, 2004

Sepanjang Ojek Kenangan

Entah kenapa, tiba-tiba saya teringat lagu berjudul "Sepanjang Jalan Kenangan" ketika mau nulis tentang fenomena per-ojek-an di sekitar tempat gua tinggal di Bekasi. Mungkin, ingatan ini muncul melihat betapa membludaknya ojek di sepanjang jalan mulai dari tol Bekasi Timur hingga ke tempat tinggal saya di Kompleks SKU Tambun. Hampir setiap jalan masuk ke perumahan disesaki ojek hingga ke jalan rayanya. Parahnya, mereka tidak segan-segan mencegat setiap angkutan agar berhenti di tengah jalan tempat mereka mangkal. Sungguh menyebalkan! Dan sangat berbahaya tentunya.

Kalo merunut ke belakang, maraknya ojek bermula dari krisis melanda negeri ini akhir 90-an. Banyak orang nganggur dan harus berpikir tujuh keliling untuk mencari solusi bertahan hidup, dan ngojek adalah salah satu solusi terbaik yang ada dalam benak mereka.

Sayangnya, seperti kebanyakan sifat orang kita, sebagian besar para pengojek tidak mau tertib. Bahkan ketika sudah diberi pangkalan gratis pun tetap aja mereka lebih doyan meluberkan diri ke jalanan, saling berebut penumpang. Ada kalanya bisa sampai berantem segala.

Lebih parah lagi, kalo kita baca di koran-koran, tidak jarang para pengojek jadi sasaran perampok ato sebaliknya berkedok pengojek untuk merampok.

Menurut saya, pemerintah sepertinya sudah saatnya menjadikan ojek sebagai salah satu moda transportasi yang diakui resmi dan dibuat pengaturannya. Karena bagaimana pun, ojek telah memassal dan jumlah armadanya sudah pasti jauh melebihi angkutan kota seperti bis, metromini, mikrolet dan kawan-kawan.

Salah satu tujuannya tentunya adalah demi kesejahteraan pengojek itu sendiri. Bukan cerita baru lagi, banyak tukang ojek yang tidak kuat membayar kredit motor mereka karena sepi penumpang. Yang alih-alih merelakan motornya ke tempat leasing, malah ngerampok penumpang untuk membayar kredit.

Mungkin lebih baik bila setiap pengojek harus punya paguyuban dan punya pangkalan resmi sehingga menjadi tertib, bukannya seperti sekarang, kerap menjadi biang penyebab kemacetan. **





0 Comments:

Post a Comment

<< Home